5 Lokasi Paling diburu Investor & Developer 2017

advertise here



Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa Properti di Indonesia selalu mengalami kenaikan dari tahun ke tahun, bahkan dalam tahun 2016 kemarin, ada 5 Wilayah yang mengalami lonjakan yang sangat pesat,dan menjadi lokasi incaran para investor dan penggantin baru, Mau Tahu?
Berdasarkan Analisi dari Rumahdijual.com, lima wilayah yang mengalami kenaikan properti paling tinggi, yaitu Jember 24,45%, Jakarta Timur 22,81%, Tangerang 19,47%, Bantul 17,02%, dan Batam 16,34%. Kenaikan tersebut tentunya sangat berkaitan dengan kenaikan dari masing-masing subsektor properti.

Foto Muhammad Ihsan.

Rumah di Pondok Cabe yang selalu dikenal dengan hasil pertanian dan perkebunan, kini semakin berkembang dan menarik perhatian para investor. Berdasarkan data yang dihimpun Storia.id, ada sebanyak 84,11% pencari properti lebih banyak yang mencari rumah. Selanjutnya, disusul oleh para pencari tanah, ruko, kost, vila, dan komersial.
Foto Muhammad Ihsan.
Selanjutnya di posisi kedua ada Jakarta Timur yang telah disebutkan mengalami kenaikan pada subsektor rumah sebesar 22,81%. Subsektor lain pun mengalami kenaikan, yaitu apartemen 8,16% dan tanah 7,62%.

Di posisi ketiga ada Tangerang yang tidak diragukan lagi perkembangannya sebagai kota mandiri. Bukan hanya subsektor tanah, subsektor rumah juga mengalami kenaikan sebesar 12,52%. Meskipun demikian, ternyata apartemen mengalami penurunan sekitar 2,55%.


Selama tahun 2016, terdapat beberapa daerah di Tangerang yang menjadi incaran para pencari properti. Urutan daerah tersebut terdiri dari Kelapa Dua, Pagedangan, Cipondoh, Cikupa, Karawaci, Pinang, dan Cisauk.

Anda pasti setuju kalau potensi wisata mampu menjadi daya tarik Yogyakarta, termasuk Bantul yang merupakan salah satu daerah yang ada di dalamnya. Banyaknya tanah dan rumah di Bantul membuat subsektor ini menjadi faktor penunjang kenaikan yang utama.

Kisaran harga properti yang diminati ada pada angka Rp222 – 409 juta. Tipe properti yang dicari pun didominasi oleh rumah yang mencapai angka 78,01%. Selanjutnya, disusul oleh subsektor tanah, kost, ruko, komersial, vila, dan apartemen.

Lalu, siapa yang tidak tahu Batam? Salah satu tujuan wisata di Indonesia yang terletak di Kepulauan Riau ini ternyata terus mengalami perkembangan properti. Wilayah Batam yang berada di kepulauan membuat subsektor tanah mengalami kenaikan yang sangat tinggi.

Tidak perlu takut jika ingin berinvestasi properti di Batam. Berdasarkan data yang ada, masih banyak properti yangharganya berkisar Rp334 – 639 juta. Perkembangan properti yang cukup tinggi pun tentunya akan menguntungkan ketika memutuskan berinvestasi di kawasan wisata ini.

Tertarik berinvestasi properti pada tahun ini? Mungkin Anda bisa mencoba berinvestasi di lima wilayah tersebut. Masih ragu? Silahkan konsultasi kan dengan kami di 0822-9991-5959

sumber

Click to comment